Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

28 Des 2011

AYAT-AYAT MENGENAI KEUTAMAAN INFAQ/SEDEKAH

AYAT-AYAT MENGENAI KEUTAMAAN INFAQ/SEDEKAH

“Kitab ini (Al Qur-an) adalah petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib dan mendirikan sholat dan menginfakkan sebagian dari yang telah Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka beriman kepada kitab yang diturunkan kepadamu dan kepada kitab-kitab sebelummu dan terhadap hari akhirat mereka yaqin. Mereka itulah orang-orang yang berada di atas petunjuk dari Tuhan mereka dan merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Al Baqoroh,2:2-5)

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur atau barat itu suatu kebaktian (yang sempurna), akan tetapi sesungguhnya kebaktian (yang sempurna) orang yang beriman kepada ALLAH, dan kepada Nabi-nabi, serta memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, ibnu sabil, orang-orang yang meminta-minta dan membebaskan hamba sahaya, dan mendirikan sholat serta menunaikan zakat.” (QS 2:177)

“Dan berinfaqlah di jalan ALLAH, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan. Dan berbuat baiklah, sungguh ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS2:195)

“Mereka bertanya kepadamu berapa banyak harta yang harus diinfakan? Katakanlah, apa yang lebih dari keperluan.” (QS2:219)

“Siapa yang mau memberi pinjaman kepada ALLAH dengan pinjaman yang baik, maka ALLAH akan melipatgandakan balasan kepadanya berkali lipat. Dan ALLAH lah yang menyempitkan dan melapangkan rizqi, dan kepadaNYAlah kamu dikembalikan.” (QS2:245)

“Wahai orang-orang yang beriman! Infakanlah sebagian rizqi yang telah KAMI berikan kepadamu sebelum datang hari yang tiada jual beli lagi dan tidak ada persahabatan dan tidak ada lagi syafa’at (melainkan dengan izin ALLAH).” (QS2:254)

“Perumpamaan orang yang menginfakan hartanya di jalan ALLAH, adalah seumpama biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai berisi seratus biji. Dan ALLAH melipatgandakan (balasan) bagi siapa yang dikehendakiNYA, dan ALLAH Maha Luas karuniaNYA lagi Maha Terpuji.” (QS2:261)

“Orang-orang yang menginfakan hartanya di jalan ALLAH dan ia tidak mengiringinya dengan mengungkit-ungkit pemberian itu dan menyakiti (perasaan penerima); mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Dan tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak mereka berduka cita. Perkataan yang baik* dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakitkan. ALLAH Maha Kaya, Maha Penyantun.Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakan hartanya karena riya’ (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada ALLAH dan hari akhir. Perumpamaannya (orang itu) seperti batu yang licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperole sesuatu apapun dari apa yang mereka kerjakan. Dan ALLAH tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir” (QS2:262-264)
* = Perkataan yang baik, menolak dengan cara yang baik. Dan pemberian maaf ialah memaafkan tingkah laku yang kurang sopan dari peminta.

“Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu*, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang faqir maka itu lebih baik bagimu; dan ALLAH akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. ALLAH Mahateliti apa yang kamu kerjakan.” (QS2:271)
* = Menampakkan sedekah agar dicontoh orang lain bukan untuk riya’

“Orang-orang yang menginfakan hartanya di waktu malam dan siang secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada ketakutan atas mereka dan tiada pula mereka berduka cita.” (QS2:274)

“ALLAH memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah* ALLAH tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa*” (QS2:276)
* = Memusnahkan riba ialah memusnahkan harta itu/meniadakan berkahnya. Dan menyuburkan sedekah ialah memperkembangkan harta yang telah dikeluarkan sedekahnya atau melipatgandakan berkahnya.
*" = Orang-orang yang menghalalkan riba dan tetap melakukannya.

“Kamu tidak akan sampai pada kebaktian (yang sempurna) sehingga kamu menginfakan harta yang kamu cintai…” (QS. Ali Imron,3:92)

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan Jannah yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.Yaitu orang-orang yang menginfakan (hartanya) di waktu lapang dan sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS3:133-134)

“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bila disebut nama ALLAH bergetarlah hati mereka, dan bila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNYA, bertambahlah iman mereka, dan kepada Tuhannya mereka bertawakkal. Yaitu orang-orang yang mendirikan sholat dan menginfakan sebagian rizqi yang Kami karuniakan kepada mereka. Mereka itulah orang-orang mukmin yang sebenarnya. Mereka akan memperoleh derajat-derajat (kehormatan) di sisi Tuhannya, ampunan dan rizqi yang mulia.” (QS Al-Anfal,8:2-4)

“Katakanlah kepada hamba-hambaku yang beriman, ‘Hendaklah mereka mendirikan sholat, menginfakan sebagian rizqi yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan, sebelum datang suatu hari yang tiada jual beli dan persahabatan.” (QS Ibrohim,14:31)

“…dan gembirakanlah orang-orang yang taat (merendahkan diri di hadapan ALLAH), yaitu orang-orang yang bila disebut nama ALLAH bergetarlah hati mereka dan orang-orang yang bersabar atas apa yang menimpa mereka dan orang-orang yang mendirikan sholat dan menginfakan sebagian rizqi yang Kami berikan kepada mereka.” (QS Al Hajj,22:34-35)

“Dan orang-orang yang memberikan pemberiannya sedang hati mereka takut, sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya. Orang-orang inilah yang bersegera kepada kebaikan-kebaikan dan merekalah yang lebih dahulu memperolehnya.” (QS Al Mu-minun,63:60-61)

“Dan janganlah bersumpah orang-orang yang mempunyai kemuliaan dan kelapangan di antara kamu bersumpah untuk tidak menyantuni kerabat-kerabat, orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan ALLAH, tetapi hendaknya mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa ALLAH akan mengampuni kamu? Dan ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An-Nur,24:22)

“Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur mereka (*untuk sholat malam), seraya mereka menyeru Tuhannya dengan perasaan takut dan penuh harap dan mereka menginfakan rizqi yang Kami berikan kepada mereka. Maka tidak ada seorangpun yang mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu berbagai kenikmatan yang menyenangkan hati sebagai balasan atas yang telah mereka kerjakan.” (QS As Sajdah, 32: 16-17)

“Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rizqi bagi siapa yang dikehendakiNYA di antara hamba-hambaNYA dan menyempitkan bagi siapa yang dikehendakiNYA. Dan apapun yang kamu infakan dari sesuatu, maka DIA menggantinya dan DIA sebaik-baik pemberi rizqi.” (QS Saba,34:39)

“Sesungguhnya orang-orang yang membaca kitab ALLAH, mendirikan sholat dan menginfakkan sebagian rizqi yang KAMI berikan kepada mereka secara diam-diam dan terang-terangan, mereka mengharapkan perniagaan yang tidak akan rugi, agar ALLAH menyempurnakan kepada mereka pahalanya dan menambah kepadanya sebagian dari karuniaNYA. Sesungguhnya DIA Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS Fathir:29-30)

“Dan orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya dan mendirikan sholat dan urusan mereka diselesaikan dengan musyawarah di antara mereka dan mereka menginfakan sebagian rizqi yang KAMI berikan kepada mereka.” (QS As-Syuro,42:38)

“Dan pada harta-harta mereka ada haq untuk orang-orang yang meminta-minta dan orang yang tidak meminta.” (QS Adz-Dzariyat,51:19)

“Berimanlah kamu kepada ALLAH dan RosulNYA dan infakkanlah sebagian hartamu yang mana DIA menjadikan kamu sebagai ganti kepemilikannya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakan (sebagian) hartanya, bagi mereka pahala yang besar.” (QS Al-Hadid,57:10)

“Dan mengapa kamu tidak menginfakan (hartamu) di jalan ALLAH, padahal milik ALLAH pusaka langit dan bumi. Tidak sama di antara kamu orang yang menginfakan (hartanya) da berperang sebelum kemenangan (*futtuh Makkah). Mereka itu lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menginfakkannya dan berperang sesudahnya. Dan kepada masing-masing ALLAH janjikan (balasan) yang lebih baik. Dan ALLAH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Hadid, 57:10)

“Siapa yang memberi pinjaman kepada ALLAH dengan pinjaman yang baik maka ALLOH akan melipatgandakan balasanNYA dan baginya pahala yang mulia.” (QS Al Hadid,57:11)

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada ALLAH pinjaman yang baik niscaya akan dilipatkangandakan (balasan) bagi mereka dan baginya pahala yang mulia.” (QS Al Hadid,57:18)

“Dan (dalam hal ini juga ada hak-hak) bagi orang-orang (Anshor) yang menempati rumah (di Madinah) dan beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka menyayangi orang-orang yang hijrah kepada mereka, dan di dalam dada mereka tidak ada suatu keinginanpun terhadap apapun yang telah diberikan (harta rampasan) kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka mengutamakan (Muhajirin) di atas (kepentingan) mereka walaupun mereka dalam kesusahan. Dan barangsiapa yang terpelihara dari sifat kikir, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.” (QS Ql Hasyr,59:9)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikanmu dari mengingat ALLAH. Dan barangsiapa yang berbuat demikian, mereka itulah orang-orang yang rugi. Dan infakkanlah sebagian dari apa yang KAMI berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata, ‘Ya Tuhanku, kenapa tidak ENGKAU tangguhkan (kematian)ku kepada ajal yang dekat (beberapa saat saja) maka aku akan bersedekah dan jadilah aku termasuk orang-orang sholih’. Dan ALLAH tidak akan menangguhkan kepada seseorang apabila telah datang ajalnya. Dan ALLAH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Munafiqun,63:9-11)

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada ALLAH dan hendaklah (tiap-tiap) diri memperhatikan apa yang dipersiapkan untuk hari esok (Akhirat), dan bertaqwalah kepada ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan ALLAH, maka ALLAH menjadikan mereka lupa pada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasiq. Tidak sama penghuni neraka dengan penghuni Jannah. Penghuni Jannah itulah orang-orang yang beruntung.” (QS Al Hasyr,59:18-20)

“Sesungguhnya harta-harta kamu dan anak-anak kamu adalah ujian. Dan di sisi ALLAH pahala yang besar. Maka bertaqwalah kamu kepada ALLAH menurut kesanggupanmu, dan dengarlah dan taatlah, dan infakanlah (harta)mu, itulah yang lebih baik bagi dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kebakhilan dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS At Taghobun,64:15-16)

“Jika kamu meminjamkan kepada ALLAH suatu pinjaman yang baik, niscaya DIA lipat gandakan (balasannya) bagi kamu dan DIA mengampuni kamu. Dan ALLAH Maha Mensyukuri lagi Maha Penyantun. Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS At Taghobun,64:17-18)

“Tegakkanlah sholat, tunaikan zakat, dan berikan pinjaman kepada ALLAH sebagai pinjaman yang baik (sedekah). Dan kebaikan apapun yang kamu perbuat untuk diri kamu, niscaya kamu memperoleh (balasannya) di sisi ALLAH, itulah sebaik-baik dan sebesar-besar pahala. Dan mohon ampunlah kepada ALLAH, sesungguhnya ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Muzammil:20)

“Sungguh, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur (*nama suatu mata air di Jannah yang airnya putih dan baunya sedap serta enak sekali rasanya). (Yaitu) mata air (dalam Jannah) yang diminum oleh hamba-hamba ALLAH dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan, (sambil berkata), “Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan keridhoan ALLAH, kami tidak mengharap balasan dan terimakasih darimu. Sungguh, kami takut akan (azab) Tuhan pada hari (ketika) orang-orang berwajah musam penuh kesulitan. Maka ALLAH melindungi mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka keceriaan dan kegembiraan. Dan DIA memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya (berupa) Jannah dan (pakaian) sutera. Di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan. Dan naungan (pepohonan)nya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik (buah)nya. Dan kepada mereka diedarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana Kristal, Kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan ukurannya yang sesuai (dengan kehendak mereka). Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air (di Jannah) yang dinamakan Salsabil Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda yang tetap muda. Apabila kamu melihatnya, akan kamu kira mereka mutiara yang bertaburan. Dan apabila engkau melihat (keadaan) di sana (Jannah), niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan besar. Mereka berpakaian dengan sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan memakai gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan suci). Inilah balasan untukmu, dan segala usahamu diterima dan diakui (ALLAH). (QS Al Insan,76:5-22)

“Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan dirinya dan yang mengingat nama Tuhannya lalu dia sholat. Tetapi kamu lebih mengutamakan kehidupan dunia. Padahal akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS Al A’la,87:14-17)

KEAJAIBAN BERSEDEKAH

Diceritakan ketika Nabi Ayyub AS sedang mandi, tiba-tiba Allah SWT mendatangkan seekor belalang emas dan hinggap di lengannya. Baginda menepis-nepis lengan bajunya agar belalang itu bisa jatuh.  Allah SWT memperhatikan itu dan berfirman kepada Nabi Ayyub AS :
“Bukankah  Aku lakukan itu supaya kamu akan lebih kaya ? “. Nabi Ayub menyahut  lembut:  “Ya, benar wahai Sang Pencipta, demi keagunganMu,  apalah makna kekayaan itu tanpa keber kahanMu”. Kisah ini dengan jelas menegaskan betapa pentingnya keberkahan dalam rezeki yang dikucurkan oleh Allah SWT kepada kita para hambaNya.

              Rasulullah SAW juga sering menganjurkan kepada kita ummatnya untuk tidak menunda sedekah. Bersabda Rasulullah : “Bersegeralah bersedekah sebab yang namanya bala tidak akan bisa mendahului sedekah“. (HR. Imam Baihaki).
Dalam hadis lain Rasulullah juga Bersabda : “Kelak di hari kiamat orang-orang mukmin akan   dipayungi dengan sedekah “ (HR. Ibnu Huzaimah).        
              Bahkan Rasulullah SAW pernah menjelaskan kepada para sahabatnya bahwa pada setiap awal pagi, ketika mulai terbit matahari ada dua malaikat menyeru kepada manusia yang ada di bumi. Malaikat yang satu menyeru : “Ya Tuhanku, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah”. Dan malaikat yang lain menyeru : “Musnahkanlah orang yang menahan hartanya “.
              Sedekah walaupun kecil amat berharga di sisi Allah SWT. Orang yang bakhil dan kikir yang enggan mensedekahkan sebagian hartanya akan merugi di dunia dan di akhirat karena tidak adanya keberkahan. Sedekah bagi yang menjalankannya sesungguhnya akan mendatangkan keberkahan bagi dirinya. Sedekah memiliki keutamaan bagi orang yang mengamalkannya.

Pertama : Sedekah menyebabkan kita tidak akan kekurangan rezeki.
Allah SWT berfirman dalam Hadis Qudsi : “Hai Anak Adam, bersedekahlah, karena pasti akan dicukupkan (diberikan) nafkah (rezeki) atasmu“. (HR. Imam Bukhari dan Muslim).

Kedua : Sedekah akan dapat menambah harta bagi yang mengamalkannya.
Rasulullah SAW bersabda : “ ......... dan amal sedekah itu hanyalah akan menambah seseorang makin banyak hartanya, maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah SWT akan melimpahkan rakhmatNya kepada kalian. (HR. Abu Dun’ya). Bahkan Khalifah Ali Bin Abi Thalib mengatakan : “ Pancinglah rezeki dengan sedekah “.

Ketiga : Sedekah dapat menghapus kesalahan(dosa).
Rasulullah SAW bersabda : ”Sedekah dapat memadamkan kesalahan seperti air memadamkan api “. (HR. Abu Ya’la)

Keempat : Sedekah dapat menjadi obat kalau kita menderita sakit.
Rasulullah SAW bersabda : “ ........ obatilah penyakitmu dengan sedekah..... “ (HR. Imam Thabrani,Imam Baihaki).

Kelima : Sedekah bisa menolak bala, menghindari petaka dan celaka.
Rasulullah SAW bersabda : “ Bersegeralah bersedekah karena yang namanya bala tidak akan bisa mendahului sadakah“.  (HR. Imam Baihaki).

Keenam : Sedekah akan menjadi peneduh di hari akhir bagi  hambaNya yang beriman.
Rasulullah SAW bersabda : “Semua orang berteduh dibawah naungan sedekahnya sampai dia diadili diantara ummat manusia “. (HR. Imam Ahmad, Ibnu Hiban).

Demikian banyak keutamaan sedekah itu, hingga tidak ada henti-hentinya Sang Pemilik Alam dan mahlukNya  mengucurkan karuniaNya kepada kita para hambaNya. Bahkan Rasulullah SAW juga menyampaikan pesannya kepada para sahabatnya bahwa dengan bersedakah akan dapat memperpanjang umur kita.
Kemudian bagaimanakah keajaiban sedekah itu?. Allah SWT memiliki hak mutlak untuk mengatur para hambaNya. Bagi kita tinggal bagaimana kita membangun keikhlasan dalam hati kita. Kepasrahan kita dalam penyerahan diri kepadaNya  Sebagaimana yang selalu kita ikrarkan dihadapanNya dalam setiap shalat kita. “Aku hadapkan wajahku kepadaNya Sang Pemilik jagat raya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya kepada Allah SWT”.

Mari kita simak kisah seorang hamba Allah yang pernah dimuat dikoran beberapa waktu yang lalu : “Saya yakin betul keampuhan do’a orang-orang yang teraniaya. Empat belas tahun silam saya menderita sakit jantung koroner. Dokter di RS Harapan Kita telah memutuskan saya harus operasi. Tetapi saya katakan kepada para dokter, saya minta waktu  4 sampai 5 hari untuk menjalani operasi. Saya ingin berbuat baik kepada kepada kaum dhuafa. Saya lalu minta didatangkan tiga ustadz dari daerah yang berbeda. Saya menitipkan uang melalui mereka agar disampaikan kepada orang-orang yang teraniaya di daerahnya. Dua tiga hari kemudian mereka datang dan melaporkan bahwa uang tersebut telah disalurkan kepada orang-orang yang berhak. Saya kemudian mengatakan kepada dokter, bahwa saya siap dioperasi. Begitu dibawa ke ruang operasi, tubuh saya disinari laser  - terjadi keajaiban – saluran yang tersumbat ternyata tidak tersumbat lagi. Dokter memutuskan saya tidak jadi dioperasi. Padahal kondisi saya sudah sangat parah. Dari segi biaya kalau operasi itu dilakukan saya akan membutuhkan biaya ratusan juta rupiah. Sampai sekarang penyakit jantung koroner saya hilang. Saya berkesimpulan bahwa yang penting adalah keihklasan. Ketika itu saya ikhlas betul-betul. Saya betul-betul membuktikan pertolongan ALLAH melalui do’a orang-orang yang teraniaya“.

Kisah ini merupakan suatu keajaiban yang menjadi rahasia Tuhan. Seperti yang dipesankan oleh Rasulullah SAW dengan sabdanya kepada ummatnya agar mengobati penyakit dengan sedekah.

14 Nov 2011

Semangat Masuk Surga Seperti Semangat Setan Masuk Neraka

SETAN mempunyai 7 Kehebatan:
1. PANTANG MENYERAH hingga kita tergoda
2. KREATIF mencari trik² baru
3. KONSISTEN menggoda kita sampe kiamat
4. ALL OUT & ga setengah² dlm bekerja
5. KERJA KERAS, ga ada makan siang gratis
6. TANPA PAMRIH 24 jam tanpa imbalan
7. SUKA BERTEMAN, mereka ingin punya banyak teman di neraka.

He..he..he.. bahkan dijamin masuk Nerakapun Setan masih bersemangat,
lha.. kok kita yang bisa memilih masuk Neraka atau Surga malah gak mau semangat ..... ???
Patut ditiru dech semangatnya si setan ini ...
semangatnya lho... bukan setannya :) hehehehehe

btw, wanita itu jauh lebih mudah masuk surga daripada lelaki....
tapi kenapa kok lebih banyak yang di neraka ya ..... ???
gak percaya .... ???

apa sih yang paling utama dibutuhkan supaya masuk surga?
jadi WANITA SOLEHAH atau LELAKI SOLEH...
that enough...!!! jadi SOLEH atau SOLEHAH.

coba di pikir dan dianalisa dengan baik ya ;
seorang gadis perawan yang belum menikah bila ingin TAAT kepada Allah cukup taat kepada ORANG TUAnya.
asal perintah dari orang tua tidak melanggar syariah, yaitu Al-qur'an dan Hadist, dan si gadis menurut, insyaallah dia sudah menyiapkan rumah disurga dan pantas disebut wanita solehah.
si gadis gak perlu ribet mikir Surah apa, ayat berapa, hadistnya soheh nggak, sesuai syariah nggak, asal TAAT atau MENURUT dengan penuh keridhoan, dia terbebas dari tuntutan "kenapa melakukan hal itu?", sbab dosa kenapa melakukan hal itu ditanggung oleh si pemberi perintah.
kalo ternyata salah yang dilakukan, si gadis bisa "diselamatkan" dengan argument TAAT pada Orang Tua.
soo... mudahkan bagi wanita [gadis] masuk surga .... !?!? :)

kalo sudah menikah bagaimana ?
ya teteplah TAAT kepada Allah...
dan taat kepada Allah bagi seorang istri itu adalah HARUS, WAJIB, KUDU taat kepada SUAMINYA, asal apapun ketetapan dari suami tidak bertentangan dengan Allah dan Rasulnya...
SEMUA kewajiban, hak dan Ridho tergantunga pada suami.
jadi JANGAN TAAT PADA SUAMI, NAMUN TAATLAH PADA ALLAH.
dengan demikaian, taatmu pada suami karena Allah, bukan karena rasa cintamu pada suami...
agree ... ???

untuk seorang lelaki, sudah menikah atau belum, bila ingin menyiapkan rumah disurga dan pantas disebut soleh harus TAAT kepada Allah dan kepada orang tuanya...
taat yang bagaimana ?
sebelum dia melakukan sesuatu, dia harus tau apakah yang dilakukan melanggar syariah atau nggak, berdasrkan surah apa, ayat berapa, hadistnya dhoif atau sahih...?
mulai dari niat lelaki itu harus TAHU dan MENGERTI tentang hal yang akan dilakukannya
sbab dia akan ditanya tanggung jawab
"kenapa melakukan itu?, bagaimana caranya melakukan itu?, seperti apa hasilnya karena melakukan itu?"
dan harus bertanggung jawab atas semua akibatnya karena dia yang memberi perintah, even to himself ... !!!
bahkan jika seorang lelaki ingin masuk surga tapa kesulitan apapun, dia HARUS mengorbankan SEMUA yang dia cintai, bahkan NYAWAnya sendiri dengan cara Sahid di jalan Allah...
halah... susahnya lelaki masuk surga ya ... :)

eh kalo untuk janda gimana ?
untuk janda kurang lebih seperti lelaki jika ingin TAAT kepada Allah....
LHO....!!! janda khan juga wanita bung !?!?
bener wanita, namun janda bertanggung jawab pada dirinya sendiri. bahkan ada yang berpendapat ketaatan seorang janda lebih ringan dari seorang gadis dan lelaki terhadap orang tuanya.
namun janda memiliki tanggung jawab pada dirinya sendiri dan keluarganya MELEBIHI tanggung jawabnya seorang suami kepada keluarga dan orang tuanya....
kenapa ... ???
karena FITNAH dan UJIAN akan terasa jaaauuhh lebih berat dirasakan seorang janda dari pada seorang gadis, bahkan lebih berat dari yang dirasakan seorang lelaki atau duda....!!!
why...???
karena di janda SENDIRIAN dalam menghadapi semua fitnah dan ujian tersebut. gak ada suami yang menemani dan sudah terpisah dari orang tuanya.
paham ?

mudahkan untuk seorang gadis atau istri untuk masuk surga ?
lha kalo janda bagaimana ?
ya segeralah menikah agar TAAT itu jadi mudah, FITNAH itu jadi ringan, ada yang membantu saat menghadapi UJIAN...
"jangan menikahi karena HARTA, jangan karena FISIK, jangan karena JABATAN, namun nikahilah karena ALLAH semata"
insyaallah akan selamat dunia akhirat dan dijauhkan dari segala keburukan.

masih terasa berat....?
MASAK SIH KALAH SAMA SETAN !?!?!
setan yang dijamin PASTI masuk neraka aja semangat,
masak kita yang sangat mudah untuk masuk surga nggak bisa mengambil semangatnya setan ?!?!

[semoga membawa berkah untuk semua, jika ada kesalahan itu murni dari saya, karena semua kebenaran dan kebaikan hanya dari ALLAH SWT]

13 Nov 2011

Ikhlas itu perlu proses agar mudah

Tidak MUDAH membenci saat hati kita SANGAT MENCINTAI
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menerima bukan melawannya
Dan tetap berharap Allah semakin menguatkan hati kita


Tidak MUDAH tersenyum ketika hati menangis dan teriris
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari itu bagian dari kasih Ilahi
Agar Allah menambahkan kebaikan-kebaikan orang yang menyakiti kita


Tidak MUDAH bangkit dalam keadaan terpuruk
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari...
Bahwa Allah sedang menyapa dengan cinta-Nya Agar kita tumbuh besar dan kuat


Tidak MUDAH memberi ketika diri sendiri dalam kekurangan
Tapi akan terasa INDAH ketika kita bisa membahagiakan orang lain
Bukan membahagiakan diri sendiri


Tidak MUDAH memaafkan ketika kita dibenci dan di hina
Tapi akan terasa INDAH kalau itu bagian dari penyucian diri...
Dan ikhlas hanya mengharap ridlo Ilahi


Tidak MUDAH melupakan kegagalan ketika kita masih berkubang didalamnya
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itu adalah awal dari kesuksesan kita


Tidak MUDAH melupakan masa lalu yang menyakitkan
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itulah jalan yang harus ditempuh
Untuk mengawali kebahagiaan yang akan diberikan Allah sebagai penggantinya


Tidak MUDAH menghilangkan duka karena kehilangan
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari...
Bahwa Tuhan telah meminjamkannya kepada kita walau hanya beberapa saat


Tidak MUDAH menghadapi penderitaan dan cobaan yang terus mendera
Tapi akan terasa INDAH ketika menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur
Dan menyadari itu bagian dari cara Allah menyayangi hambanya...
Seperti Allah menyayangi para Nabi dan Rasul-Nya


jika sudah melewati semua itu, apakah masih sulit untuk IKHLAS ?
maka kita semua akan merasa bebas dan tenang dalam hidup..

Simple Beauty (daily update)



    • Kita tidak akan merasa kehilangan seseorang sampai seseorang itu tidak berada disamping kita.
    • CINTA itu indah dan sederhana. Namun pemikiran, adat istiadat dan pemikiran kitalah yang membuat cinta itu RUMIT.
    • Luangkan waktu hari ini untuk menikmati hal-hal sederhana dalam hidup, karena besok mereka mungkin akan menjadi rumit.
    • Berharap untuk yang terbaik, siap untuk yang terburuk, dan tidak heran dengan apa pun di antaranya.
    • Teman palsu itu seperti bayangan. Mereka selalu dekat Anda di situasi "terang" Anda,tapi mereka tidak dapat dilihat di situasi "tergelap" Anda
    • Hubungan itu seperti berbagi satu buku, Anda dan pasangan tidak dapat membaca dengan baik jika tidak berada di halaman yg sama.
    • Mudah bagi kebanyakan orang untuk menyukai mawar tapi jarang yg menyukai durinya. Belajarlah untuk ikhlas mencintai sepenuh hati sahabat.
    • Semakin kita bertumbuh, semakin kita mengerti bahwa lebih penting memiliki segelintir sahabat sejati daripada sekedar teman yang banyak.
    • Banyak memberilah tapi jangan biarkan diri Anda disalahgunakan. Dengarlah orang lain tapi jangan kehilangan "suara" Anda sendiri.
    • Kita tidak dapat memiliki segala hal yang kita sukai, jadi kita harus belajar untuk menyukai apa yang kita miliki sekarang.
    • Sayangi mereka yang menyayangi Anda, tinggalkan mereka yang memaki Anda, doakan mereka yang membenci Anda.
    • Berbicaralah sedemikian rupa sehingga orang senang mendengar Anda. Mendengarlah sedemikian rupa sehingga orang senang berbicara dgn Anda.
    • Berusahalah memaafkan orang lain secepatnya seperti seberapa cepat Anda harapkan Allah mengampuni Anda.
    • Anda tidak dapat membuat kesalahan yg sama dua kali, krn ketika kedua kalinya Anda membuatnya, itu bukan lagi kesalahan tapi adalah pilihan.
    • Kesalahan itu hanya terjadi pada 2 keadaan:
      1. Ketika Anda tidak mengakuinya
      2. Ketika kita tidak belajar darinya.
    • Jangan terlalu kuat memegang pendapat tentang hal-hal yang tidak Anda mengerti. Prinsip kebaikan yang penting untuk dipertahankan. FANATISME BUTA.
    • Tahu nggak kenapa disebut jatuh cinta, bukan naik cinta atau turun cinta?
    • sbab saat kita jatuh cinta, kita tidak punya kendali pada hati dan logika kita.
    • beda dengan naik atau turun, kita punya kendali kapan berhenti atau membatalkannya.
    • Jangan marah karena kita sakit hati, mungkin itu cara ALLAH mengingatkan kita bahwa sesungguhnya kita masih punya hati. Mungkin kita diingatkan dengan cara tidak nyaman sebab berulang kali kita diingatkan dengan cara nyaman tetap tidak menyadarinya. 
    • Sering kita minta KAYA, tapi tidak tanya,"Apa aku sudah PANTAS KAYA?". Bisa jadi, jika KAYA malah sombong & jauh dariNya..
    • Mungkin kita tidak diberi kemudahan jalan, hingga kita kuat. Hingga suatu saat kita pantas menjadi tauladan bagi orang lain...
    • harapan adalah sesuatu yang membuat kita berusaha hingga titik akhir kemampuan kita, namun harapan juga yang bisa membunuh kita jika tanpa kendali yang bijak
    • "Ya" atau "Tidak" itu memang kata yang cepat dan gampang untuk dikatakan tapi diperlukan pemikiran yang matang sebelum dikatakan.
    • Cinta.... Sebuah kata yang mudah diucapkan, dipahami, dimengerti, dituliskan di disebarkan, namun susah untuk dijelaskan.
    • Bersyukur atas hal "buruk" yang terjadi pada Anda, karena oleh itu mata Ada dibukakan mengenai hal "baik" yang tidak Anda sadari sebelumnya
    • Kelihatannya hari demi hari lalu begitu saja seperti tdk ada perubahan, tapi jika Anda melihat ke belakang, Anda temukan semua telah berubah
    • "Ya" atau "Tidak" itu memang kata yang cepat dan gampang untuk dikatakan tapi diperlukan pemikiran yang matang sebelum dikatakan
    • Cinta terbaik itu membuat Anda menjadi lebih baik tanpa merubah siapa Anda sesungguhnya
    • Mengapa terkadang stress itu ada? Karena terlalu berfokus untuk memperbaiki gaya hidup bukan hidup kita
    • Dicintai karena cantik atau cantik karena dicintai ?
    • Ă€nda boleh berubah karena situasi tapi pilihlah untuk berubah menjadi lebih baik
    • Jgn terlambat ungkapkan cinta pada org yg Anda sayangi. Krn ketika mereka telah pergi, sekuat apapun Anda teriak mereka tdk bisa mendengar
    • Kita mungkin tidak kaya secara materi, namun kita ini berharga karena kita tidak berpura-pura menjadi orang lain
    • Tuhan tidak memberi kita semua hal agar kita menikmati hidup namun Dia memberi kita kehidupan agar kita menikmati semua hal
    • Memang perlu membantu orang lain dalam doa, tapi tidak hanya berhenti sampai situ, juga ulurkan tangan dengan tindakan nyata.
    • Lebih mudah untuk percaya pada kebohongan yang didengar berulang kali daripada kebenaran yg baru pertama kali didengar. Berhati-hati sahabat
    • Memaafkan bukan berarti Anda lemah tapi berarti Anda kuat untuk mengakui bahwa setiap manusia membuat kesalahan
    • Ketika Anda berpikir untuk menyerah, pikirkan kembali mengapa Anda telah bertahan cukup lama.
    • Maaf memang tidak merubah apa yang telah terjadi di masa lampau, tapi yang pasti merubah masa depan menjadi lebih baik.
    • Sebuah hubungan adl jalan dua arah.Tidak pernah semua salahmu/salah pasangan.Anda masuk ke hubungan bersama dan bersama-sama menjalankannya
    • Anda tidak memerlukan banyak berada di tempat yang ramai untuk bahagia, tapi hanya membutuhkan beberapa orang yang menghargai Anda.
    • Hargai semua yang Anda miliki. Karena suatu hari nanti Anda mungkin sadar bahwa hal yang Anda buang adalah hal yang sangat Anda rindukan.
    • Ibarat benih kecil yg tahu bahwa utk tumbuh,dia harus jatuh ke tanah kotor,tertutup dlm kegelapan&berjuang untuk mendapatkan cahaya.Semangat
    • Jangan coba menyenangkan manusia, karena suatu saat kita pasti akan kecewa. Cobalah untuk menyenangkan Tuhan.
    • Jika Anda tidak pernah bertanya, maka jawaban yang Anda selalu dapatkan adalah tidak. Jangan malu bertanya, malulah jika bersikap tidak baik
    • Kita mungkin tahu apa yang orang lain telah lakukan, tapi bukan berarti kita tahu apa yang telah dilaluinya. Mari jangan menilai sembarangan
    • Kehidupan ini adalah perjalanan. Tuhanlah pemandunya dan Andalah yang memegang petanya.